Belajar Tidak Identik dengan Buku

Perjalananku Hari ini

Hari ini aku terpaksa ijin dari kerja. Meninggalkan rutinitas bukan karena “I Hate Monday”  akan tetapi karena aku udah janji sama anakku yang baru berumur 16 bulan 11 hari untuk memeriksakan penyakitnya. Aku sebut penyakit meski anakku kayaknya tidak menganggap dirinya sakit. Sehari2 anakku masih menampakkan keceriaannya. Tidak nampak pada dirinya keluh kesah. Yang ada ceria, lari kesana lari kesini.

Pada hari selasa kemarin (12 Januari 2011) sekitar jam 5 sore selepas aku pulang dari sekolah secara tidak sengaja aku mengusap2 kepala anakku, ternyata aku temukan lembek di bagian kepalanya. Aku penik. Tapi aku segera menenangkan diri agar kepanikanku tak membaut semua orang ikut panik. Baru hari rabu ada rekan kerja yang nanya “kok kelihatan beda hari ini? Ada yang sedang dipikiran ya?” lalu aku ceritakan sama temenku, cerita dengan maksud minta pendapat. Kebetulan temenku sudah pengalaman punya anak sampai tiga sementara aku baru satu, siapa tahu ada saran atau hal itu wajar terjadi pada anak yang masih balita. Rabu sore baru aku cerita sama istri. Dan aku ceritakan juga bahwa hal itu biasa pada anak kata temenku. Sedikit tenang juga, meski awalnya istri panik yang sempat aku baca pada raut mukanya.

Tadi pagi sempat mau aku bawa ke RS Emanuel purwareja klampok tapi tidak jadi karena kata bagian pendaftaran untuk minggu ini dokter anak tidak hadir karena sedang sakit. Kebetulan dokter pengganyinya juga tidak bisa. Langsung aku telpon RSUD Wonosobo. Alhamdulillah ada praktek. Dokter praktik adalah Dr H. Heru.

Jawaban dari dokter ternyata sempet membikin istri menangis. Dokter sempat menyarankan untuk Rontgen kepala. Tidak lebih dari 4 menit akhirnya aku dan istriku sepakat dengan dokter untuk Rontgen. Maafkan bapakmu ya nak. Terpaksa bapak mengambil keputusan ini.

Setelah aku bayar biaya rontgen dikasir aku kembali lagi ke tempat radiologi. Saat menunggu hasil rontgen yang memakan waktu hampir satu jam kebetulan tidak kebagian tempat duduk. Lalu ada mahasiswa UNY jurusan kesehatan menawarkan tempat duduk disebelahnya. Dia sedang nunggu hasil rontgen juga. Makasih ya…. dah kasih tempat duduk. Tadi kita dah ngobrol ngalor ngidul tapi aku lupa ga nanya namamu…. heheheee… maklum lagi panik, cape karena perjalanan jauh dan memlelahkan. Padahal aku dah  relain ga nyopir sendiri, aku terpaksa pake sopir (naik bus maksudnya), soalnya mobilku masih berupa brosur. Hehe……

Setelah hasil rontgen aku dapatkan sekiar pukul 12.40 WIB aku kembali ke tempat poliklinik anak tetapi katanya dokter sudah tidak ada ditempat. Aku berpinsip, kalau dokter sudah berani menyarankan Rontgen maka logikanya dokter juga akan memberikan penjelasan seputar hasil jepretan rontgennya. Maka dokter tetap akan aku tunggu. Lalu aku tanya ke perawat katanya dokter sedang sholat. Kebetulan aku juga belum sholat maka aku pake buat sholat juga. Setelah selesai sholat ternyata ada asisten dokter yang lagi njelasin sama istri kalo dokter sudah tidak ada ditempat. Katanya asisten mau usahain mencari dokternya. Lalu aku suruh istri sholat. Dari dalam asisten keluar. Dia mengatakan bahwa dia sudah nyari via telpon di empat tempat tidak ada semua. Dia menyarankan untuk ketemu di tempat praktek jam 4 sore. Tapi aku tolak dengan alasan rumah jauh. Nah…. Kebetulan tadi pagi sempat aku baca pengumuman yang ditempel di tembok. Bunyi pengumuman itu “pelayanan poliklinik anak untuk hari Jum’at pukul 11.45 – 12.30 istirahat sholat Jum’at.” . Tulisan itu aku kasih taukan sama si asisten. Sambil membaca kemudian menyobek pengumuman, si asisten menjawab “itukan untuk hari jum’at” lalu aku jawab “kalau hari jum’at jam segitu berarti logikanya untuk selain jumat tetep jalan normal dong? Berarti jam segini masih ada pelayanan kan?”. “Kalau mau njenegan (Jawa, Indonesia :Anda) dateng lagi hari Rabunya “ kata si asisten. Lalu aku menjawab lagi “Waduh… kalau seperti ini bererti saya harus ijin lagi. Aku harus ninggalin anak2 algi. Tolong kalu bisa saya harus ketemu sama doketr sekarang juga, untuk membacakan hasil rontgennya. Kita sama-sama bekerja di pelayanan publik, bu… jadi kita harus mengutamakan pelayanan seperti tulisan itu” . “Baik akan saya usahakan semaksimla mungkin” jawab si asisten.

Beberapa menit kemudian asisten itu mendekati aku sambil berkata “monggo ikut saya pak!”. Lalu aku ikuti dia, terpaksa istri yang sedang  sholat aku tinggal. Dengan naik lift aku diantar sama asisten menuju ke lanatai 2 untuk ketemu dt. H. Heru. Alhamdulillah aku bisa ketemu. Dengan kesabaran dr. H. Heru, aku dibacakan hasil rontgennya sambil aku nanya ini dan itu. Alhamdulillah menurut rontgen hasilnya baik semua. Kata dokter cukup obat yang saya berikan tadi dioleskan saja pada bagian yang sakit. Kalau mau berobat langsung ke dokter bedah saja. Hmmmmm…. dokter bedah….. akh semoga saja anakku segera sembuh. Tidak harus ketemu dokter bedah.

Itulah kebaikan-kebaikan yang aku dapatkan dirumah sakit. Meski sebenarya masih ada rangkain kebaikan yang aku dapatkan setelah itu. Tapi tidak kau ceritakan disini soalnya aku harus segera menyelesaikan permintaan BKK “Upaya Karya” untuk membuatkan Aplikasi Pendataan Alumni Secara Online.

Oya hampir lupa… terimkasih saya ucapkan kepada saudari asisten yang telah berupaya keras mempertemukan saya dengan dokter Heru. Terimakasih juga saya sampaikan kepada dokter Heru yang sudah dengan sabar menjelaskan hasil rontgen anakku.

Satu hal yang ingin saya tanyakan, jam praktek dokter di poliklinik Rumah Sakit sebenarnya sampai jam berapa sih? terlebih RSUD yang ststusnya adalah milik pemerintah. pasti kan sudah ada jam kerja yang ditetapkan?

[biaya rontgen kepala (47)] [rsud wonosobo (13)] [Rontgen kepala (10)]

banjarnegara, dokter, rontgen, rsud, wonosobo

3 thoughts on “Perjalananku Hari ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Happy Paperless located at Banjarnegara , Jawa Tengah, Indonesia . Reviewed by 28 customers rated: 1 / 5



Rumus-Excel.Com
Kunjungi rumus-excel.com untuk belajar excel. Anda juga dapat menyumbangkan artikelnya ke kami untuk kita publish