Belajar Tidak Identik dengan Buku

Pentingnya Guru Menguasai Teknologi


Saatnya berbagi lagi…… Minggu ini, disela pergantian bulan Nopember ke Desember, ditempat kami sedang melaksanakan Ulangan Akhir Semester (UTS) Gasal. Ini berarti saatnya Bapak/Ibu guru bersiap-siap untuk mengkoreksi pekerjaan UTS Siswa yang kemudian dilanjutkan dengan mengolah nilai afektif, kognetif dan psikomotor untuk diisikan ke buku Raport Siswa. Begitu ribetnya kegiatan ini jika semua ini masih dikerjakan secara manual. Yang jelas jaman sudah canggih. Bayangkan saja, seandainya kita hidup dimasa lalu, jangan terlalu lama banget, 15 tahun saja… dimana teknologi komputer belum begitu dikenal baik dikalangan pendidik. Pengolahan nilai harus dikerjakan secara manual, paling hebat pake kalkulator pedagang beras yang tidak ada cos, sin, tan dsb. Jika terjadi kesalahan sedikit saja maka kita harus mengulangnya dari awal…. mau selesai jam berapa Bang….???

Untungnya sekarang sudah banyak guru yang sadar akan pentingnya penguasaan teknologi, paling tidak menguasai Excel, PowerPoint dan Word. Minimal 3 aplikasi ini dapat dikuasai itu sudah cukup buat bapak/ibu guru sebagai bekal untuk mengolah nilai (Excel), membuat media pembelajaran (PowerPoint) dan membuat soal ulangan (Word).

Pada tanggal 5-8 Juni tahun 2011 ditempat kami baru melaksanakan IHT dimana materi yang diberikan diantaranya pemanfaatan PowerPoint sebagai media pembelajaran dan pembuatan blog sebagai penunjang guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Ternyata begitu masuk ajaran baru mobilitas 4 buah LCD yang dimiliki sekolah tergolong tinggi. Akhirnya…… sekolah mengadakan /membeli LCD baru sebanyak 13 yang langsung dipasang di ruang kelas. [adsenseyu7]

Sukur Alhamdulillah tanpa harus membuat angket ternyata sudah dapat disimpulkan bahwa pelatihan Powerpoint untuk media pembelajaran disambut positif oleh Bapak/Ibu guru semua. Oh iya jangan bilang-bilang ya….., ternyata ada guru yang juga akhirnya membeli laptop setelah mengikuti pelatihan itu…..

Oya hampir kelupaan kalau sebenarnya saya mau berbagi ilmu…. kira-kira 2 tahun yang lalu saya mencoba membuat aplikasi untuk menganalisis nilai dan menganalisis soal. Semula hanya digunakan sendiri, tapi setelah WKS Kurikulum tahu, ternyata untuk kesempatan kali ini semua Bapak/Ibu guru wajib menggunakan aplikasi yang saya buat. Baru tadi pagi disaat jam istirahat, saya menjelaskan cara penggunaan aplikasi tersebut. Video tutorialnya bisa dilihat disini

Meski ga ada suaranya paling tidak bisa menjelaskan bagaimana cara penggunaannya. Filenya dapat diambil dari link ini. Yang terbaru (update) silakan klik disini

Iklan Penting Nih Bapak Ibu guru, Siapa tau minat sama software penilaian ini.

Untuk artikel software penilaian klik disini

[analisis nilai (326)] [analisis soal uraian (132)] [contoh analisis soal (99)] [analisis nilai ulangan (87)] [contoh analisis nilai (87)] [contoh analisis soal pilihan ganda (72)] [cara menganalisis soal pilihan ganda (55)] [mengolah nilai (31)] [contoh analisis nilai ulangan (30)] [pengolahan nilai dengan excel (25)] [cara menganalisis nilai (25)] [contoh analisis soal uraian (24)] [contoh soal essay analisis (23)] [menganalisis soal (20)] [program analisis soal pilihan ganda canggih (19)] [program analisis soal (19)] [cara menganalisis soal ulangan (18)] [analisis soal pilihan ganda dan uraian (16)] [program analisis soal pilihan ganda (16)] [butir soal (15)]

analisis butir soal, analisis nilai, excel, Media, objektif dan uraian, Pendidikan, pilihan ganda

34 thoughts on “Pentingnya Guru Menguasai Teknologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Happy Paperless located at Banjarnegara , Jawa Tengah, Indonesia . Reviewed by 28 customers rated: 1 / 5



Rumus-Excel.Com
Kunjungi rumus-excel.com untuk belajar excel. Anda juga dapat menyumbangkan artikelnya ke kami untuk kita publish